Langsung ke konten utama

UJIAN TENGAH SEMESTER

JURUSAN PERBANKAN SYARIAH TAHUN AKADEMIK 2017/2018
Nama : Dini Izzati
NIM : 1142310005
Mata Kuliah: Audit Perbankan Syariah
Dosen : Syarbini Ikhsan, MM., CPA dan Sabirin, M.Ak.,CPAI
Smstr/Kls : VI/B

1. Mengetahui lingkungan bisnis lembaga keuangan syariah dapat mempermudah kita untk melakukan proses auditing. Mengapa demikian? Sebutkan instrument keuangan syariah yang harus diketahui oleh auditor, serta jelaskan 2 (dua) saja dari instrument tersebut.
a) akad investasi (mudharabah dan musyarakah)
b) akad jual beli (istishna dan ijarah)
c) akad lainnya ( Sharf= perjanjian jual beli suatu valuta dengan valuta lainnya. Dan Qardul Hasan= pinjaman yang tidak mempersyaratkan imbalan

2. Jelaskan karakteristik lembaga keuangan syariah?
a) Dalam menerima titipan dan investasi, lembaga keuangan syariah harus sesuai dengan fatwa dps
b) Hubungan antara investor (penyimpan dana), pengguna dana dan lembaga keuangan syariah sebagai intermediary institution (lembaga perantara) berdasarkan kemitraan, bukan hubungan kreditr-debitur.
c) Bisnis LKS bukan hanya berdasarkan profit oriented, tetapi juga falah oriented, yakni kemakmuran di dunia dan kebahagiaan di akhirat
d) Konsep yang digunakan dalam transaksi lembaga syariah berdasarkan prinsip kemitraan bagi hasil, jual beli atau sewa menyewa guna transaksi komersil, pinjam-meminjam.
e) LKS hanya melakukan investasi yang halal dan tidak menimbulkan kemudharatan serrta tidak merugikan syiar islam.

3. Gambaran risk manajement life cycle dan jelaskan bagaimana masing-masing cyle saling memperngaruhi, dan bagaimana sifat dari cycle tersebut?


4. Dalam POJK no 8 tahun 2014 dapat kita ketahui macam-macam risiko yang dapat dihadapi oleh bank syariah. Berbagai jenis risiko tersebut dapat menjadi faktor penilaian kita untuk menentukan sample audit. Sebutkan jenis-jenis resiko tersebut, jelaskan beberapa dari resiko tersebut, kemudian simpulkan risiko apa yang dapat kita jadikan sample saat melakukan proses audit?
a) risiko kredit : timbul karena kualitas semakin turun. Yang termasuk risiko kredit ialah lending risk, issuer risk, credit risk management.
b) risiko pasar : kerugian yang diderita bank, sebagaimana antara lain dicerminkan dari posisi on dan off balance sheet bank, akibat terjadinya perubahan market price atas assets bank, interest rate dan foreign exchanges rate, market volatility dan market liquidity
c) risiko likuiditas
d) risiko operasional
e) risiko hukum
f) risiko strategi
g) risiko kepatuhan
h) risiko reputasi
i) risiko imbal hasil
j) risiko investasi
yang dapat dijafikan sampel dalam proses audit adalah risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, dan risiko kepatuhan

5. Sebutkan fakta-fakta yang menjadi alasan bahwa Islamic corporate governmence itu harus dilakukan oleh bank syariah, jelaskan pula prinsip atau cakupan dari Islamic Corporate Govermence?
Fakta:
Fraud, pengelolaan yang tidak sesuai ketentuan, problem pembiayaan karena proses yang tidak sesuai ketentuan, perbedaan pandangan dan pembaharuan, marjin, konsep berbagi resiko, nasabah merasa tidak mendapat informasi yang jelas, keluhan bahkan sengketa nasabah merasa diberlakukan tidak adil dan tidak sesuai prinsip syariah, penerapan sistem perhitungan marjin atau bagi hasil atau jasa syariah yang dianggap sama saja dengan konvensional, penerapan prilaku syariah yang belum sesuai harapan stakeholder.
Cakupannya:
1. transparansi financial dan nonfinancial
2. dewan komisaris, direksi, DPS
3. komite-komite
4. benturan kepentingan
5. fungsi kepatuhan dan audit
6. pelaksanaan prinsip syariah
7. batas maksimum penyaluran dana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROFIL, MACAM-MACAM DAN POLA KOMUNIKASI

Pembahasan kali ini, tentang profil, macam-macam dan pola komunikasi. Maka dari itu, saya akan membahas satu persatu bagaimana sihh profil komunikasi itu? Nah, sebenarnya profil komunikasi atau profil public relations (humas) itu identitas dari individu atau organisasi yang memberikan informasi kepada yang membutuhkan, dengan maksud untuk mengenali, memahami, dan  mempelajari individu atau organisasi tersebut. Menurut Berten K. (1994) mengatakan bahwa kode etik profesi merupakan norma yang telah ditetapkan dan diterima oleh kelompok profesi dan untuk mengarah atau memberikan petunjuk kepada para anggotanya, yaitu bagaimana “seharusnya” (das sollen) berbuat dan sekaligus menjamin kualitas moral profesi yang bersangkutan di mata masyarakat untuk memperoleh tanggapan yang positif. Apabila dalam pelaksanaanya (das sein) salah satu anggota profesi tersebut telah melakukan perbuatan yang menyimpang dari kode etiknya kelompok profesi itu akan tercemar citra dan nama baiknya di mata mas...

PERENCANAAN PROGRAM PR

Pembahasan kali ini tentang perencanaan program kerja yang ada di Public Relation. Nah, sebelum masuk pada tema pembahasannya maka saya akan memberikan pengertian dari perencanaan kerja, menurut pakar Public Relations, Frank Jeskins (2004 : 13), “Public Relations consists off all from of planned communications outwards and inwards between an organization and its public for the purpose of achieving specific objectives concerning mutual understanding”. Maksudnya, Secara umum pengertian dari perencanaan program kerja public relations yaitu terdiri dari semua bentuk kegiatan perencanaan komunikasi baik kegiatan ke dalam maupun ke luar antara organisasi dan publiknya yang tujuannya untuk mencapai saling pengertian. Perencanaan program kerja public relations tersebut, berkaitan dengan pengertian perencanaan, wujud rencana kerja dan alasan dilakukannya perencanaan kerja program PR, termasuk manfaat dan klasifikasi perencanaan kerja tersebut. Maka penjelasannya sebagai berikut Perencana...

PENENTUAN TARGET DAN STRATEGI PR

Target atau yang biasanya disebut dengan segmentasi adalah proses mengkotak-kotakan pasar (yang heterogen) ke dalam kelompok-kelompok “potensial customer” yang memiliki kesamaan kebutuhan dan atau kesamaan karakter yang memiliki respon yang sama dalam membelanjakan uangnya. Target tersebut masih dalam kontek pemasaran secara umum, tapi dalam hal ini berbicara mengenai hubungan masyarakat yang juga tidak terlepas dari target untuk pelaksanaan berbagai strategi agar terciptanya hubungan internal dan eksternal Public Relations (PR). Lalu bagaimana dengan penentuan target dan strategi Public Relations itu? Seperti halnya sebuah pentas seni yang sebelum dilaksanakan tentu punya persiapan atau perencanaan begitu juga dengan Public Relations ini tentunya mempunyai perencanaan untuk melakukan sesuatu kampanye misalnya, untuk siapa kegiatan tersebut?  Maka dari itu target dalam Public Relations ini harus memberikan gambaran lebih jauh, dengan perencanaan yang sesuai. Pada da...