Pembahasan kita yang terakhir ialah fenomena dan profesional PR.
Dalam kurun waktu terakhir ini terdapat serangkaian fenomena yang
turut mempengaruhi aktivitas Public Relations, dimana dapat diketahui bahwa
kegiatan Public Relations selalu melibatkan stakeholder atau
pemangku kepentingan.
Pertama, dilihat arus globalisasi. Fenomena globalisasi terjadi sebagai perkembangan
peradaban manusia, yang dipicu oleh kemajuan tekriologi komunikasi. Waktu dan
jarak bukan lagi masalah yang signifikan.
Di sisi lain,
penguasaan informasi pun menjadi sebuah kata kunci yang turut mendorong
persaingan. Siapa yang menguasai informasi, ‘dia’ akan menang dalam persaingan.
Mau tidak mau, praktìsi PR harus memahami globalisasi sebagai fenomena yang
sangat mempengaruhi aktivitasnya.
Kedua, perubahan sistem politik. Sistem politik Indonesia yang makin
demokratĂs, membawa pengaruh besar bagi aktivitas PR
Ketiga, perubahan sistem media massa. Media massa, termasuk organisasi
kewartawanan mengalami perubahan signifikan sejak dikeluarkannya UU No. 40
tahun 1999 tentang Pers. UU Pers. memungkinkan media massa tumbuh bebas, bahkan
sangat pesat dan tanpa intervensi pemerintah. Profesi jurnalis pun mendapatkan
Kebebasan sepenuhnya. Selain PWI, organisasi kewartawanan makin banyak
bermunculan seperti AJI, IJTI, PFI, dan sebagainya.
Fenomena tersebut mendorong PR harus mampu membuat pemetaan dan
menjalin relasi baik dengan berbagal jurnalis pada setiap media.
Keempat, fenomena perkembangan media sosial. Efek dan perkembangan media
sosial tersebut membuat arus informasi makin mudah dan cepat bergulir. Fenomena
tu memaksa praktisi PR untuk mampu memantau arus opini publik, yang mungkin
tidak mencuat pada media konvensional, Banyak informasi penting dan bahkan
mungkin lebih faktual untuk kehidupan suatu organisasi, justru muncul dan
berkembang melalui media sosial.
Kelima, fenomena kebebasan informasi. Dengan diberlakukannya UU No. 14
tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) maka begitu banyak bal
yang harus diubah dalam pengelolaan badan publik atau organisasi. Para PR di
berbagai badan publik tidak boleh menutup informasi kepada masyarakat. Betapa
tidak, menurut UU itu, semua informasi Publik selain yang dikecualikan
berdasarkan UU KIP harus dibuka. Hal ini tentu menuntut praktisi PR untuk mampu
menyampaikan informasi tersebut kepada publik.
Setelah memahami
fenomena yang ada pada PR, kemudian membahas tentang profesional PR apakah kamu
bercita-cita ingin menjadi PR Profesional? Nah, inilah beberapa syarat yang
layaknya dimiliki oleh Public Relations yang Profesional, Ada 5 kriteria mendasar diantaranya :
1. Ability to Communicate.
Mampu berkomunikasi
dengan baik terhadap orang-orang yang memiliki aneka ragam karakter. Itu
berarti harus mampu dan mau berusaha memahami serta terkadang bersikap
setoleran mungkin kepada orang yang mngkin dihadapinya tanpa harus menjadi
seorang penakut atau penjilat. Kemampuan berkomunikasi seorang Public Relations
ini baik secara lisan maupun tulisan. Kemampuan ini mutlak dipunyai oleh
seorang Public Relations.
2. Ability to
Organize.
Kemampuan
mengorganisasikan ini dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk memanejerial
seperti mengelola program-program Public relations juga termasuk kemampuan
mengantisipasi masalah di dalam dan di luar organisasi atau perusahaan.
3. Ability to get on
with people
Kemampuan ini
dimaksudkan sebagai kemampuan menciptakan networking atau jaringan dengan
berbagai pihak yang berkaitan dengan organisasi atau perusahaan ataupun dengan
Public Relations itu sendiri.
4. Personal
Integrity.
Kejujuran harus
tetap melandas seseorang yang ingin menjadi seorang Public Relations karena
aspek ini dapat membentuk kredibilitas orang lain terhadap Public Relation
officer maupun perusahaan tempat Public Relations Officer itu bekerja.
5. Innovative and
Imagination.
Seorang Public
Relations haruslah pribadi yang penuh dengan gagasan, ide-ide yang segar serta
mampu memecahkan problem yang dihadapi serta mengembangkan imajinasi dalam
melahirkan kreativitas dalam bekerja.
Hanya itulah yang
dapat saya kutip dari beberapa artikel, semoga penambahan ini bermanfaat.
Sumber :
Buku Dasar-Dasar Public Relations, Drs Soleh Soemirat, MS dan
Drs.Elvinaro Ardianto, M.S.i
http://bisnisupdate.com/public-relations-update/read/5-fenomena-yang-mempengaruhi-public-relation.html
diakses tgl 19/12/2017 pukul 22:29
Komentar
Posting Komentar